Sistem Bilangan

 A. Penerapan Sistem Bilangan

Konversi Bilangan Teknologimaju.com
Sistem bilangan adalah suatu cara untuk mewakili ukuran besaran dari sebuah benda fisik. Contoh penggunaan sistem bilangan pada komputer adalah sebagai berikut:

1. Bilangan berbasis 2 (Biner)

Bilangan biner adalah bilangan yang berbasis 2 yang hanya mempunyai 2 digit yaitu 0  dan  1.  0  dan  1  disebut  sebagai  bilangan  binary  digit  atau  bit.  Bilangan  biner  ini digunakan  sebagai  dasar kompetensi  digital.  Bobot  faktor  untuk  bilangan  biner  adalah pangkat / kelipatan 2. Sistem  bilangan  biner  menggunakan  2  macam  simbol  bilangan  berbentuk  2  digit

2. Bilangan berbasis 10 (Desimal)

Sistem  bilangan  desimal  menggunakan  10  macam  simbol  bilangan  berbentuk  10 digit angka, yaitu 0, 1 , 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8 dan 9. Sistem bilangan desimal menggunakan basis atau radiks  10  . Bentuk nilai suatu bilangan desimal dapat berupa integer desimal (decimal integer) atau pecahan desimal (fraction decimal).

3. Bilangan berbasis 8 (Oktal)

Sistem  bilangan  oktal  (octal  number  system)  menggunakan  8  macam  simbol bilangan,  yaitu  0,  1,  2,  3,  4,  5,  6,  7.  Sistem  bilangan  oktal  menggunakan  basis  8  .  Nilai tempat sistem bilangan oktal merupakan perpangkatan dari nilai 8 sebagai berikut.

4. Bilangan berbasis 16 (heksadesimal)

Sistem  bilangan  heksadesimal  (hexadecimal  number  system)  menggunakan  16 macam  simbol,  yaitu  0,  1,  2,  3,  4,  5,  6,  7,  8,  9,  A,  B,  C.  D,  E,  dan  F.  Sistem  bilangan heksadesimal  menggunakan  basis  16. 

B. Sistem Komputer

Sistem  komputer  adalah  jaringan  elemen-elemen  yang  saling  berhubungan,  berbentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu tujuan pokok dan sistem tersebut.
Tujuan  pokok  dan  sistem  komputer  adalah  mengolah  data  untuk  menghasilkan informasi.  Supaya  tujuan  pokok  tersebut   tercapai,  maka  harus  ada   elemen -elemen yang mendukungnya. Elemen-elemen dan sistem komputer adalah  hardware,  software, dan brainware.

1.  Hardware  (perangkat  keras)  adalah  peralatan  di  sistem  komputer  yang  secara  fisik terlihat dan dapat dijamah, seperti monitor, keyboard, dan mouse.
2.  Software  (perangkat  lunak)  adalah  program  yang  berisi  perintah-perintah  untuk melakukan pengolahan data. Ada tiga bagian utama dan software :
a.  Sistem operasi : DOS, Linux, Windows, dan Mac.
b.  Bahasa pemrograman : Visual Basic, C++, Pascal, Java, dan Visual C.
c.  Aplikasi : MS Office, Antivirus, Winamp, dan Mozilla.
3.  Brainware  adalah  manusia  yang  terlibat  dalam  mengoperasikan  serta  mengatur sistem komputer.

Ketiga elemen sistem komputer tersebut harus saling berhubungan dan membentuk satu-kesatuan. Hardware tanpa adanya software maka tidak akan berfungsi seperti yangdiharapkan,  hanya  berupa  benda  mati  saja.  Software  yang  akan  mengoperasikan hardwarenya.  Hardware  yang  sudah  didukung  oleh  software  juga  tidak  akan  berfungsi jika tidak ada manusia yang mengoperasikamya.

1. Kemampuan Komputer

Kemampuan  komputer  yang  paling  menakjubkan  adalah  kecepatannya.  Komputer dapat  melakukan  operasi  dasar  seperti  penjumlahan  atau  pengurangan  dalam  waktu yang  sangat  cepat,  yaitu  dalam  satuan  millisecond,  nanosecond,  atau  picosecond. Komputer yang paling cepat dapat melakukan operasi dalam waktu picosecond.Kemampuan  komputer  lainnya  adalah  kapasitas  memori,  yakni  kemampuan penyimpanan  data  dan  komputer.  Satuan  memori  komputer  dinyatakan  dengan  byte.

Satuan Memori  Kapasitas
1 Byte  8 Bit atau 1 karakter
1 KB ( kilobyte)  1024 Byte
1 MB (megabyte)  1024 KB atau 1.048.576 byte
1 Gb (gigabyte)  1024 MB atau 1.048.576 KB atau 1.073.741.824 byte
1 Terabit  1.099.511.627.776 Bit atau 137.438.953.472 Byte

Sering  kali  orang  membandingkan  komputer  dengan  manusia.  Tentunya  ada beberapa  kelebihan  dan  kekurangan  dari  keduanya.  Jadi,  sebenarnya  penggunaan komputer tidak seluruhnya menggantikan fungsi kerja dan manusia, tetapi hanya sebagai alat  bantu  saja.  Komputer  merupakan  perkembangan  teknologi  yang  penting  karena meningkatkan kemampuan daya manusia.

2. Siklus Pengolahan Data

Suatu  proses  pengolahan  data  terdiri  dan  3  tahapan  dasar  yang  disebut  dengan siklus  pengolahan  data  (data  processing  cycle),  yaitu  input,  processing.  dan  output.

Input adalah masukan, yang  dalam hal ini berupa data-data yang dimasukkan  (diinput)  ke  dalam  komputer.  Input  bisa  berupa  pengetikan  huruf,  pemindaian  (scanning) gambar,  scanning  barcode,  scanning  kartu  magnetik  atau  RFID,  hasil  foto,  suara  / rekaman,  dan  lain-lain.  Processing  adalah  pengolahan  data  itu  sendiri,  yang  dilakukan oleh sistem komputer. Output adalah keluaran yang disajikan oleh komputer. Output ini dapat  berupa  tampilan  di  layar  monitor,  hasil  cetak,  file  data  di  media  penyimpan (harddisk/Flashdisk atau cakram).

Dalam gambar  Siklus Pengolahan data  secara global terdiri dari tiga blok yaitu blok masukan  (input),  blok  proses,  dan  blok  keluaran  (output).  Fungsi  dari  masing-masing blok dapat dijelaskan sebagai berikut.

a.  Blok Input.

Bagian  blok ini merupakan pintu masuk dari sistem komputer yang berfungsi untuk menerima  seluruh  aktifitas  masukan  dari  pengguna  secara  langsung  maupun  tidak langsung (dapat berupa peralatan atau mesin yang lain diluar sistem).

b.  Blok Proses.

Bagian  blok  ini  merupakan  pusat  aktifitas  proses  pengolahan  dari  berbagai  data masukan yang diberikan oleh pengguna sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan sebelumnya  sehingga  mampu  memberikan  hasil  yang  sesuai  dengan  keinginan pengguna. Selanjutnya hasil proses akan disalurkan ke pengguna secara langsung atau tidak langsung melalui blok output. Proses yang dilakukan oleh bagian ini sebagian besar merupakan  hasil  perhitungan  maupun  logika  secara  digital  dalam  bentuk  besaranbesaran listrik dalam rangkaian elektronik yang sangat kompleks. Besaran-besaran listrik
digital ini selanjutnya digambarkan sebagai kode bilangan biner maupun heksa desimal. Kode-kode inilah yang selanjutnya menjadi kode perintah bagi mesin pemroses ini untuk menjalankan seluruh perintah yang diberikan kepadanya. Kode perintah ini juga dikenal sebagai bahasa mesin (machine language). Jadi pada bagian blok proses hanya dapat menjalankan  pengolahan  data  sesuai  dengan   perintah-perintah  yang  diberikan kepadanya.

c.  Blok Output.

Pada  bagian  ini  merupakan  perantara  yang  menjembatani  antara  blok  proses dengan pengguna untuk melihat atau mengambil hasil proses.


Previous Post
Next Post

0 Comments: